Aku rintik, well rintik
sembilan ratus. Aku sebutir,hmm setetes rintik, putra dari awan dan angin sore
ini yang lahir dalam gerimis. Tak ada yang istimewa dariku untuk
kuceritakan,tak akan sampai juga satu lembar (apapun itu) untuk kupenuhi dengan
ceritaku.sungguh tak ada yang istimewa kecuali rasa istimewa yang akan selalu
kubanggakan pada diriku sendiri. Menurutku
aku istimewa. Tapi kau akan berfikir aku tidak, semua manusia akan berfikir
begitu. Aku lahir dalam langit sore yang terang , ayah dan ibuku sang awan dan
angin hanya sedang sekedar berjalan-jalan ketika aku dan saudara-saudaraku
lahir, yah saudara-saudaraku rintik lainnya, tidak banyak hanya tujuh ratus
lima puluh tiga juta dari kami yang lahir sore ini dan aku rintik ke Sembilan
ratus. Rintik-rintik istimewa (menurutku) dalam gerimis yang istimewa
(menurutku), Manusia selalu menganggap hal yang hanya terjadi sekali dalam
hidup mereka adalah istimewa, kelahiran dan kematian misalnya. Tapi aku merasakan
semua dalam sekali hidupku,aku hidup,mati, tertawa dan menangis dalam waktu yang tak akan cukup
untuk memenuhi satu lembar (apapun)dalam buku cerita manapun, aku adalah
kesempatan sekali seumur hidupku, aku istimewa. Aku banyak mendengar tentang
betapa istimewanya kami dalam awan,ibuku itu selalu bercerita tentang
kakak-kakakku yang mengubah hidup manusia, membawa kengangan, mengapus air
mata,menenangkan jiwa,mengacaukan,menghancurkan serta (pastinya) membasahi
manusia Jadi kupikir keistimewaanku akan
lengkap juga jika aku memiliki cerita hidupku sendiri, Sayangnya ayah dan ibu
di atas sana mulai beranjak, senja orange
semakin pekat, dan rambut hitam pekat gadis yang sedari tadi ku tumpangi
mulai mengering jadi kurasa mungkin ini saatnya aku menjatuhkan diri dan
menghilang selamanya,setidaknya aku tau seperti apa rasanya bercerita tentang
keistimewaan.. apakah ceritaku sampai
satu lembar dalam buku ceritamu?
rasti tirsa
about me
i love all simple and sexy things.
Kamis, 04 September 2014
Sabtu, 26 April 2014
Terbangun
Terbangun dan bermimpi tentang kenyataan
Terbangun dan menatap mimpi pergi ke duniannya
Berkedip dan berkhayal tentang mimpi
Bermimpi tentang kenyataan
Terbangun dan membiarkan mimpi pergi
tertidur dan terbangun
terbangun dan bermimpi
mimpi dari kenyataan
entah dimana aku harus terbangun.
Terbangun dan menatap mimpi pergi ke duniannya
Berkedip dan berkhayal tentang mimpi
Bermimpi tentang kenyataan
Terbangun dan membiarkan mimpi pergi
tertidur dan terbangun
terbangun dan bermimpi
mimpi dari kenyataan
entah dimana aku harus terbangun.
ingatkan aku
besok...
aku akan menjadi egois, memintamu lebih dan lebih mencintaiku.
aku akan melakukan segala sesuatu yang berbeda dari sebelumnnya,
aku akan mengejar impian-impian gilaku sampai di titilk terjauh.
aku akan membeku dan mematung dalam dunia kecilku.
aku akan meninggalkanmu sendirian untuk sementara waktu.
Tapi tetapla ingat untuk mengingatkanku..
Besok...
Ingatkan aku untuk tetap berdiri tegak dengan kakiku.
ingatkan aku untuk berhenti sejenak dan menarik nafas dalam-dalam
ingatkan aku untuk menoleh sesekali kebelakang dan tersenum tulus.
ingatkan aku untuk menggemgam erat keyakinan dan keteguhanku
ingatkan aku untuk menjaga diri,jiwa dan hatiku
ingatkan aku bahwa aku sudah cukup spesial
ingatkan aku untuk selalu ingat kalau kau masih disisiku.
aku akan menjadi egois, memintamu lebih dan lebih mencintaiku.
aku akan melakukan segala sesuatu yang berbeda dari sebelumnnya,
aku akan mengejar impian-impian gilaku sampai di titilk terjauh.
aku akan membeku dan mematung dalam dunia kecilku.
aku akan meninggalkanmu sendirian untuk sementara waktu.
Tapi tetapla ingat untuk mengingatkanku..
Besok...
Ingatkan aku untuk tetap berdiri tegak dengan kakiku.
ingatkan aku untuk berhenti sejenak dan menarik nafas dalam-dalam
ingatkan aku untuk menoleh sesekali kebelakang dan tersenum tulus.
ingatkan aku untuk menggemgam erat keyakinan dan keteguhanku
ingatkan aku untuk menjaga diri,jiwa dan hatiku
ingatkan aku bahwa aku sudah cukup spesial
ingatkan aku untuk selalu ingat kalau kau masih disisiku.
melody
seperti lagu yang sesuai dengan mood,
you sound good to me.
seperti musik lama yang membawa kenangan masa lalu
you sound good to me
seperti ritme detak jantung di pagi hari
you sound good to me
seperti suara hujan di sore yang sendu
you sound good to me
seperti kicauan burung kecil dalam rimba
you sound good to me
seperti nada penyair kasmaran
you sound good to me
like a melody,you sound good to me.
you sound good to me.
seperti musik lama yang membawa kenangan masa lalu
you sound good to me
seperti ritme detak jantung di pagi hari
you sound good to me
seperti suara hujan di sore yang sendu
you sound good to me
seperti kicauan burung kecil dalam rimba
you sound good to me
seperti nada penyair kasmaran
you sound good to me
like a melody,you sound good to me.
tutup matamu
Kalau semua terlihat samar
meskipun kau merasa jernih
Sekalian saja tutup matamu.
Kalau kau berjalan ke kanan
meskipun kau tau kanan tak menjanjikan,
Sekalian saja tutup matamu.
Kalau kau bingung harus bahagia melihat
dan melihat kebahagiaan
Sekalian saja tutup matamu.
meskipun kau merasa jernih
Sekalian saja tutup matamu.
Kalau kau berjalan ke kanan
meskipun kau tau kanan tak menjanjikan,
Sekalian saja tutup matamu.
Kalau kau bingung harus bahagia melihat
dan melihat kebahagiaan
Sekalian saja tutup matamu.
Malambat
Dan aku akan berhenti melangkah sejenak.
tersenyum malu dan mungkin akan diiringin dengan tawa sinis,
dan aku akan berbalik menatap,terdiam, tersenyum ,mungkin sembari berjalan mundur,
dan aku akan mengulurkan tangan memanggil,mengajak, mungkin tetap dalam diam.
dan aku akan mematung menunggumu menyambut uluran tanganku dan tersenyum balik.
aku mungkin takkan sadar kalau aku melambat untukmu.
tersenyum malu dan mungkin akan diiringin dengan tawa sinis,
dan aku akan berbalik menatap,terdiam, tersenyum ,mungkin sembari berjalan mundur,
dan aku akan mengulurkan tangan memanggil,mengajak, mungkin tetap dalam diam.
dan aku akan mematung menunggumu menyambut uluran tanganku dan tersenyum balik.
aku mungkin takkan sadar kalau aku melambat untukmu.
ajaibnya kamu
Suatu hari aku pikir kita sedang serius berbicara.
Ternyata kita sedang bercanda tentang keseriusan.
kamu tersenyum dan aku memaki dalam hati.
Kita bercerita tentang hujan, awan, langit, dan daun,
tapi kamu pikir aku cuma suka panas, tanah, dan kekeringan.
Aku ingin bercerita tentang masa lalu kamu menolak,aku lega.
aku ingin bercerita tentang kesedihan, kamu terbahak.
aku kemudian bercerita tentang kegembiraan,kamu sedih.
aku tersenyum dan kembali bercerita tentang kebahagiaan.kamu marah. kamu pergi.
dan ajaibnya aku masih tetap ingin bercengkrama denganmu, ajaibnya kamu.
Ternyata kita sedang bercanda tentang keseriusan.
kamu tersenyum dan aku memaki dalam hati.
Kita bercerita tentang hujan, awan, langit, dan daun,
tapi kamu pikir aku cuma suka panas, tanah, dan kekeringan.
Aku ingin bercerita tentang masa lalu kamu menolak,aku lega.
aku ingin bercerita tentang kesedihan, kamu terbahak.
aku kemudian bercerita tentang kegembiraan,kamu sedih.
aku tersenyum dan kembali bercerita tentang kebahagiaan.kamu marah. kamu pergi.
dan ajaibnya aku masih tetap ingin bercengkrama denganmu, ajaibnya kamu.
Minggu, 08 Desember 2013
Senin, 09 September 2013
hari spesial..
oke,ini ultahku (lagi)tapi yang ke hmmm... 19.. hiks tua..
kali ini spesial sekali,
bukan karna ultahku bertepatan dengan ultah SBY,
hmm.. bukan karena di ultah ku kali ini papa menelpoku subuh-subuh cuma mau bilang 'selamat ulang tahun annakku,minta hadiahnya di mama yah' kerna biasanya Ia bahkan tidak mengingat ulang tahunku,bukan karena mama yang mengadakan syukuran di rumah di timika nun jauh di sana untuk ultahku,meskipun kadang Ia masih lupa apakah aku sebenarnya lahir tanggal 4 atau tanggal 9 september.
okey,itu cukup istimewa, hmmm...bukan karena suprise nya... tapi karena kalian ada di sini, bukan tapi rasanya hari ini aku lebih hidup,penuh emosi.. rasanya bersama kalian aku tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain,tidak perlu berpura-pura tertawa,menangis,dan menjaga image,aku dapat menjadi diriku sendiri,hmmm.. benar-benar hidup,sungguh.
trima kasih kalian.
oke,ini ultahku (lagi)tapi yang ke hmmm... 19.. hiks tua..
kali ini spesial sekali,
bukan karna ultahku bertepatan dengan ultah SBY,
hmm.. bukan karena di ultah ku kali ini papa menelpoku subuh-subuh cuma mau bilang 'selamat ulang tahun annakku,minta hadiahnya di mama yah' kerna biasanya Ia bahkan tidak mengingat ulang tahunku,bukan karena mama yang mengadakan syukuran di rumah di timika nun jauh di sana untuk ultahku,meskipun kadang Ia masih lupa apakah aku sebenarnya lahir tanggal 4 atau tanggal 9 september.
okey,itu cukup istimewa, hmmm...bukan karena suprise nya... tapi karena kalian ada di sini, bukan tapi rasanya hari ini aku lebih hidup,penuh emosi.. rasanya bersama kalian aku tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain,tidak perlu berpura-pura tertawa,menangis,dan menjaga image,aku dapat menjadi diriku sendiri,hmmm.. benar-benar hidup,sungguh.
trima kasih kalian.
Minggu, 08 September 2013
Resensi Film
Judul : Kawali
(Identitas Laki-laki Bugis)
Genre :
Film Dokumenter
Karya : Rustan
Produksi :Ethinic Film Production
Durasi :
20 menit,35 detik.
Film dokumenter yang satu ini memiliki ide yang tidak
biasa yakni Kawai,sebuah senjata tradisional yang memiliki andil yang sangat
besar dalam kebudayaan Bugis,tepatnya film ini bercerita mengenai Kawai yang merupakan identitas para laki-laki
bugis,bukan dari sudut pandang orang kebanyakan yang selalu mengarah pada pemikiran
mengenai kekerasan namun pada lambang suatu kebudayaan yakni kebudayaan bugis
yang dapat tercermin dalam sebilah kawai. Malalui penjelasan-penjelasan para ahli dalam film ini penonton dapat mendalami makna kawai
tersebut serta pengetahuan baru tentang proses pembuatannya, pembentukannya, jenis-jenis
kawai, dan sejarahnya. Serta pengupas tentang bagaimana hubungan erat antara
kawai dan budaya Siri dan Pesse masyarakat bugis.
Ternyata,bagi
masyarakat bugis terutama kaum laki-laki,kawai merupakan identitas mereka dalam
kehidupan sosial,ekonomi dan juga politik. Sejak kecil para laki-laki bugis
telah diberi kawai sebagai warisan keluarga mereka,dan jenis kawai yang
diberikan pada mereka di sesuaikan dengan sifat dan kerakter mereka dengan
harapan kelak mereka akan menjunjung siri
(harga diri )mereka serta keluarga mereka sesuai dengan makna kawai mereka.
Film dokumenter yang padat akan edukasi mengenai
kebudayaan bugis ini memiliki beberapa
kelemahan yakni pemfokusan pada info-info yang di berikan oleh para ahli yang
di sampaikan secara audio,hal tersebut mengebabkan visualisasi dalam film ini
hanya terkesan sebagai penambah/pemanis.Namun karena informasi yang diberikan
sangat padat dan jelas sehingga hal ini tidak terlalu bermasalah,kekurangan
lainnya menurut Ujar suradi Mappangara iyalah “di beberapa scine terdapat
beberapa pengambilan gambar yang kurang sesuai dengan inti film misalnya pada
penggunaan alat-alat modern yang kurang mencerminkan nilai dokumenter dari film
ini” “setiap jaman memiliki persoalannya masing-masing” lanjut salah satu dosen
Sejarah Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin ini. Selain kekurangan terdapat juga banyak kelebihan
dalam film ini yakni pengambilan ide yang sangat orisinal dan berpengaruh
terhadap mahasiswa terutama mahasiwa yang selama ini berfikir bahwa kawai
(badik)pada masyarakat bugis tidak memiliki nilai budaya melainkan hanya bentuk
pertahanan diri
Bagaimanapun film karya putra bugis ini merupakan salah
satu film yang wajib kita tonton untuk memperdalam pengetahuan kita mengenai
kawai, budaya siri dan pesse pada masyarakat bugis.
Hal menarik dari pemutaran perdana film ini iyalah
diadakannya diskusi serta bedah fim setelahnya,bedah film dan diskusi ini
menghadirkan Rustan selaku pembuat film,Suradi Mapppangara (dosen Sejarah
Fakultas Sastra),serta Bang Sony Dosen ….. jurusan Ilmu komunikasi UH.
Dalam diskusi ini,Rustan menyampaikan beberapa gagasan
serta informasi mengenai film yang dibuatnya ini,sementara Bapak Suradi dan
Bang Sony masing-masing meninjau film dari segi sejarah serta penggunaan Audio
Visual sebagai media penyampaian pesan. Bagi Suradi Kawali yang sebelumnya
menjelaskan mengenai sejarah Kawali sendiri. Ia mengatakan bahwa Kawali
nemiliki nilai dan pesan yang harus para laki-laki bugis junjung “bukan
ujungnya tapi semangatnya” ujarnya. Sementara Bang sony lebih menekankan pada
hal teknis film ini sendiri,baginya film ini masi memerlukan beberapa
peninjauan kembali karena penggalian ide pada kawali ini barulah pada
‘permukaannya’ saja,meski demikian Ia menghargai Rustan yang telah berfikir
untuk mebuat sebuah film dokumenter yang dapat menjadi alat pelestarian budaya
ini.
Mahasiswa
Butuh Pesta
Sejak pertama menginjakkan kaki
dibangku kuliah di Universitas Hasanuddin ini,ada sebuah slogan yang sering
disampaikan saat pemberian sambutan pada mahasiswa baru Fakultas Ilmu social dan Ilmu politik. Slogan
tersebut yakni ‘kehidupan mahasiswa penuh dengan buku,pesta dan cinta,yang
berarti senin hingaa jumat mahasiswa ‘berkuak’ dengan buku,lalu pada hari sabtu
dan muinggu waktu untuk cinta dan pesta.
Jadi rasanya bukan hal yang salah jika Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK)
mengadakan KOSMIK Terrace Party (KTP).
“tujuan
dari diadakannya acara ini untuk merefresh otak-otak mahasiswa kosmik setelah disibukkan
dengan aktifitas kuliah dan juga sebagai ‘tempat’ apresiasi seni mahasiswa
kosmik yang berbakat dibidang seni.” Ujar Wira Yudha Satria selaku ketua
panitia KTP . Menurut Mahasiswa anggakatan 2011 ini dalam acara KTP nanti rencananya akan menampilkan tarian,persembahan music dari anak-anak
kosmik,makan bersama dan masik banyak lagi.
KOSMIK
Terrace Party (KTP) yang akan
diadakan tanggal 31 Mei mendatang,
menyusung tema ‘90 to now’ yang akan menunjukkan kejayaan musik-musik tahun 90an
yang masih memiliki peminat hingga saat ini,terutama di kalangan mahasiswa. Dengan tema tersebut jelas memperlihatkan
bahwa KTP bukan hanya sekedar pesta-pesta yang tidak memiliki nilai sama sekali
seperti presepsi masyarakat luas
terhadap pesta-pesta yang diadakan mahasiswa selama ini.
Setelah
melawati banyak aktifitas perkuliahan yang penuh dengan tugas dan semacamnya mahasiswa
layak untuk menyegarkan kembali pikiran mereka,dan salah satu solusinya adalah
pesta. Namun,jenis pesta yang dimaksud yakni pesta yang positif seperti KTP ini.
Namun,terkadang justru mahasiswalah yang menempatkan makna ‘pesta’ tersebut
pada posisi yang salah dan tidak pada tempat yang seharusnya, misalnya
mengadakan pesta dengan pesta miras (minuman keras)dan pesta narkoba. Oleh
karena itu,peru adanya kasadaran mahasiswa serta pengawasan dari banyak pihak
seperti orang tua wali dan pihak kampus. Selai pengawasan perlu juga adany
pengarahan terhadap mahasiswa dan menindak lanjuti mahasiswa yang melanggar
sacara tegas.
Jadi,untuk
menikmati masa perkuliahan terkadang mahasiswa membutuhkan pesta,dan sebagai
mahasiswa yang masuk dalam golongan masyarakat terpelajar mahasiswa harusnya
dapat menempatkan diri serta membedakan mana pesta yang positif serta yang
negative bagi diri mereka,keluarga,kampus,serta lingkungan dan tidak terlibat
dalam berbagai kegiatan yang tidak bernilai sama sekali.
BCOP
Suka memotret?berminat pada dunia Fotografi?
Buat kalian yang
menjawab ‘ya’ untuk dua pertanyaan diatas,wajib tahu tentang kegiatan KOSMIK yang
satu ini. Basic Course of Photography
atau BCOP ini merupakan agenda tahunan yang di adakan oleh biro KIFO (Kine dan
Fotografi) dan bertjuan untuk memberi pelatihan fotografi kepada warga KOSMIK
maupun mahasiswa lain di luar KOSMIK yang memiliki keinginan untuk mempelajari
lebih dalam mengenai fotografi.
Oh iya buat teman-teman
pemula yang baru mengenal dunia
fotografi tidak perlu minder karena di
BCOP ini teman-teman akan belajar fotografi mulai dari dasar,yakni mulai dari cara
memegang kamera yang baik dan benar,jenis-jenis kamera,komponen-komponen
kamera,tips dan trik membeli kamera DSLR,sampai pelatihan tingkat lanjut
seperti bagaimana pengaturan speed,focus,ISO,dan pengambilan angel yang cocok
saat eksekusi (memotret),serta mempelajari tentang foto jurnalistik.
Di BCOP ini juga kita
tidak sekedar di ajarkan teori-teori
fotografi namun kita juga belajar mempraktekkannya, misalnya,pada BCOP
sebelumnya yang diadakan pada tanggal 14-15 juni lalu yang berlangsung selama
dua hari,pada hari pertama peserta mempelajari
teorinya dan pada hari kedua bersama-sama mengunjungi Pelabuhan Phinisi Paottere
serta Benteng Rotterdam untuk mempraktekkan ilmu yang telah di pelajari
sebelumnya,dalam proses ini peserta di bimbing oleh senior-senior serta
beberapa pemateri yang telah berpengalaman dalam bidang fotografi.
Setelah mengikuti BCOP ini tidak hanya pengetahuan
teman-teman mengenai fotografi yang semakin bertambah namun pandangan mengenai
dunia fotografi yang menjadi semakin luas,kita jadi tahu perbedaan antara
fotografer profesional dengan fotografer yang hanya tau memotret,juga
mengetahui mengenai foto jurnalistik,jenis-jenis foto serta kriteria foto dapat
dikatakan bagus,baik dan bermakna.
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)