about me

i love all simple and sexy things.

Minggu, 08 September 2013

Mahasiswa Butuh Pesta

            Sejak pertama menginjakkan kaki dibangku kuliah di Universitas Hasanuddin ini,ada sebuah slogan yang sering disampaikan saat pemberian  sambutan  pada mahasiswa baru  Fakultas Ilmu social dan Ilmu politik. Slogan tersebut yakni ‘kehidupan mahasiswa penuh dengan buku,pesta dan cinta,yang berarti senin hingaa jumat mahasiswa ‘berkuak’ dengan buku,lalu pada hari sabtu dan muinggu  waktu untuk cinta dan pesta. Jadi rasanya bukan hal yang salah jika Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) mengadakan KOSMIK Terrace Party (KTP).
“tujuan dari diadakannya acara ini untuk merefresh otak-otak mahasiswa kosmik setelah disibukkan dengan aktifitas kuliah dan juga sebagai ‘tempat’ apresiasi seni mahasiswa kosmik yang berbakat dibidang seni.” Ujar Wira Yudha Satria selaku ketua panitia KTP . Menurut Mahasiswa anggakatan 2011 ini dalam acara KTP nanti  rencananya akan menampilkan  tarian,persembahan music dari anak-anak kosmik,makan bersama dan masik banyak lagi.
            KOSMIK Terrace Party (KTP)  yang akan diadakan tanggal 31 Mei  mendatang, menyusung tema  ‘90 to now’ yang akan menunjukkan kejayaan musik-musik tahun 90an yang masih memiliki peminat hingga saat ini,terutama di kalangan mahasiswa. Dengan tema tersebut jelas memperlihatkan bahwa KTP bukan hanya sekedar pesta-pesta yang tidak memiliki nilai sama sekali seperti presepsi  masyarakat luas terhadap pesta-pesta yang diadakan mahasiswa selama ini.
Setelah melawati banyak aktifitas perkuliahan yang penuh dengan tugas dan semacamnya mahasiswa layak untuk menyegarkan kembali pikiran mereka,dan salah satu solusinya adalah pesta. Namun,jenis pesta yang dimaksud yakni pesta yang positif seperti KTP ini. Namun,terkadang justru mahasiswalah yang menempatkan makna ‘pesta’ tersebut pada posisi yang salah dan tidak pada tempat yang seharusnya, misalnya mengadakan pesta dengan pesta miras (minuman keras)dan pesta narkoba. Oleh karena itu,peru adanya kasadaran mahasiswa serta pengawasan dari banyak pihak seperti orang tua wali dan pihak kampus. Selai pengawasan perlu juga adany pengarahan terhadap mahasiswa dan menindak lanjuti mahasiswa yang melanggar sacara tegas.

Jadi,untuk menikmati masa perkuliahan terkadang mahasiswa membutuhkan pesta,dan sebagai mahasiswa yang masuk dalam golongan masyarakat terpelajar mahasiswa harusnya dapat menempatkan diri serta membedakan mana pesta yang positif serta yang negative bagi diri mereka,keluarga,kampus,serta lingkungan dan tidak terlibat dalam berbagai kegiatan yang tidak bernilai sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar