Suatu hari aku pikir kita sedang serius berbicara.
Ternyata kita sedang bercanda tentang keseriusan.
kamu tersenyum dan aku memaki dalam hati.
Kita bercerita tentang hujan, awan, langit, dan daun,
tapi kamu pikir aku cuma suka panas, tanah, dan kekeringan.
Aku ingin bercerita tentang masa lalu kamu menolak,aku lega.
aku ingin bercerita tentang kesedihan, kamu terbahak.
aku kemudian bercerita tentang kegembiraan,kamu sedih.
aku tersenyum dan kembali bercerita tentang kebahagiaan.kamu marah. kamu pergi.
dan ajaibnya aku masih tetap ingin bercengkrama denganmu, ajaibnya kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar