Hari-1 (Senin, 13 Juni 2011)
Hmm... aku tidak tau
harus menulis apa,hal awal yang terpikir olehku hanya bagaimana menghabiskan
sisa malamku yang tinggal berapa jam lagi ini dengan menyenangkan.bukan berarti
karna aku lupa bagaimana cara bergadang yang benar,tapi karna semua cara itu
telah aku pakai sejak tadi,bahkan sejak beberapa minggu yang lalu,aku mulai
menekuni kehidupan seperti ini (baca:kelelawar) sejak aku tau
sepertinya..benar.Benar sepertinya.. hidupku tidak akan lama
lagi..entahlah,mungkin saperti saat seseorang yang telah meninggal, lalu pada
hari pemakamannnya orang-orang akan sibuk membicarakan hari-hari terakhirnya
dan mereka akan mengingat setiap perkataannya apapun itu dan akan men-sangkutpautkan-nya
dengan kematian orang tersebut..lalu akan ada orang yang berakata ‘mungkin Ia
sudah tau kalau hidupnya tidak akan lama lagi’.. begitulah yang aku rasakan.ku
akui hal itu sedikit tidak wajar,tapi aku terlalu takut untuk bersikap tenang
dan bersikap biasa-biasa saja..takut..aku mulai membiasakan bergadang hanya
untuk memastikan apakah aku dapat menikmati hari berikutnya atau tidak,mulai
rajin tersenyum pada setiap orang hanya untuk meninggalkan kesan pada orang
tersebut,mulai menjadi dua kali lipat lebih baik dari biasanya hanya karena aku ingin dikenang
sebagai orang baik,berharap ada orang yang akan membacakan riwayat kebaikan
pada saat kematianku nantinya ataupun masuk surga.aku juga mulai banyak
curhat,dan becerita mengenai diriku (agar setidaknya ada seseorang saja yang
benar-benar mengenalku),dan lebih parahnya aku mulai sering memeluk orang meskipun
biasanya aku juga melakukannya dalam frekuensi yang wajar.
Sebenarnya aku lebih
menginginkan untuk mati secepatnya,aku remaja yang labil,dan mudah terpengaruh
lingkungan,serta terbawa jaman,dan aku ingin untuk melindungi hatiku yang murni
ini dengan cepat-cepat pergi sebelum semua berubah dan hatiku mulai
terkontaminasi..aku terkadang berdoa agar cepat-cepat mati,tapi entah kenapa
aku tetap saja takut untuk mencium bau kematian itu,sepertihalnya saat aku
sedang menyeberang jalan..saat hendak melangkah untuk menyeberang hatiku akan
berkata ‘ya Tuhan apapun yang terjadi nanti aku telah siap,dan biarlah itu
terjadi’ tpi pada saat aku telah di tengah dan ada
kendaraan(mobil,motor,becak?,sepeda,dkk) yang mendekat dengan jarak 10 m dariku
aku akan mempercepat langkahku menyeberang dan hatiku akan berkata ‘ Tuhan
jangan hari ini Kau panggil aku,masih banyak yang harus aku lakukan’.lalu
kemana perginya keyakinan yang tadi?..ckckc itulah aku.
Huh.sekarang aku mulai
kehilangan kata-kata dan mulai bosan..biasanya di saat bosan seperti ini aku
akan membuka koleksi filmku lalu nonton,atau aku akan turun dan nonton sinetron
bersama penghuni kos yang lain(aku dulunya anak asrama),atau juga aku akan
mulai iseng mengirim sms pada teman-temanku yang berisi pertanyaan pasaran
seperti ‘lagi ngapain?’ dan sok bertanya meskipun aku tau jawabannya,’ada PR
ngk?,’besok ulangan apa?’,dsb.dan mereka biasanya hanya akan membalas dengan
sesingkat-singkatnya karena mereka tau aku sedang bosan,seperti hari-hari yang
lainnya (kata mereka aku nyaris mengeluh bosan setiap hari)..hhuuuhhh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar