about me

i love all simple and sexy things.

Kamis, 04 September 2014

Rintik Sembilan ratus



                                                      
Aku rintik, well rintik sembilan ratus. Aku sebutir,hmm setetes rintik, putra dari awan dan angin sore ini yang lahir dalam gerimis. Tak ada yang istimewa dariku untuk kuceritakan,tak akan sampai juga satu lembar (apapun itu) untuk kupenuhi dengan ceritaku.sungguh tak ada yang istimewa kecuali rasa istimewa yang akan selalu kubanggakan pada diriku sendiri. Menurutku aku istimewa. Tapi kau akan berfikir aku tidak, semua manusia akan berfikir begitu. Aku lahir dalam langit sore yang terang , ayah dan ibuku sang awan dan angin hanya sedang sekedar berjalan-jalan ketika aku dan saudara-saudaraku lahir, yah saudara-saudaraku rintik lainnya, tidak banyak hanya tujuh ratus lima puluh tiga juta dari kami yang lahir sore ini dan aku rintik ke Sembilan ratus. Rintik-rintik istimewa (menurutku) dalam gerimis yang istimewa (menurutku), Manusia selalu menganggap hal yang hanya terjadi sekali dalam hidup mereka adalah istimewa, kelahiran dan kematian misalnya. Tapi aku merasakan semua dalam sekali hidupku,aku hidup,mati, tertawa  dan menangis dalam waktu yang tak akan cukup untuk memenuhi satu lembar (apapun)dalam buku cerita manapun, aku adalah kesempatan sekali seumur hidupku, aku istimewa. Aku banyak mendengar tentang betapa istimewanya kami dalam awan,ibuku itu selalu bercerita tentang kakak-kakakku yang mengubah hidup manusia, membawa kengangan, mengapus air mata,menenangkan jiwa,mengacaukan,menghancurkan serta (pastinya) membasahi manusia  Jadi kupikir keistimewaanku akan lengkap juga jika aku memiliki cerita hidupku sendiri, Sayangnya ayah dan ibu di atas sana mulai beranjak, senja orange semakin pekat, dan rambut hitam pekat gadis yang sedari tadi ku tumpangi mulai mengering jadi kurasa mungkin ini saatnya aku menjatuhkan diri dan menghilang selamanya,setidaknya aku tau seperti apa rasanya bercerita tentang keistimewaan..  apakah ceritaku sampai satu lembar dalam buku ceritamu?

Sabtu, 26 April 2014

Terbangun

Terbangun dan bermimpi tentang kenyataan
Terbangun dan menatap mimpi pergi ke duniannya
Berkedip dan berkhayal tentang mimpi
Bermimpi tentang kenyataan
Terbangun dan membiarkan mimpi pergi
tertidur dan terbangun
terbangun dan bermimpi
mimpi dari kenyataan
entah dimana aku harus terbangun.

ingatkan aku

besok...

aku akan menjadi egois, memintamu lebih dan lebih mencintaiku.
aku akan melakukan segala sesuatu yang berbeda dari sebelumnnya,
aku akan mengejar impian-impian gilaku sampai di titilk terjauh.
aku akan membeku dan mematung dalam dunia kecilku.
aku akan meninggalkanmu sendirian untuk sementara waktu.
Tapi tetapla ingat untuk mengingatkanku..

Besok...

Ingatkan aku untuk tetap berdiri tegak dengan kakiku.
ingatkan aku untuk berhenti sejenak dan menarik nafas dalam-dalam
ingatkan aku untuk menoleh sesekali kebelakang dan tersenum tulus.
ingatkan aku untuk menggemgam erat keyakinan dan keteguhanku
ingatkan aku untuk menjaga diri,jiwa dan hatiku
ingatkan aku bahwa aku sudah cukup spesial
ingatkan aku untuk selalu ingat kalau kau masih disisiku.

melody

seperti lagu yang sesuai dengan mood,
you sound good to me.
seperti musik lama yang membawa kenangan masa lalu
you sound good to me
seperti ritme detak jantung di pagi hari
you sound good to me
seperti suara hujan di sore yang sendu
you sound good to me
seperti kicauan burung kecil dalam rimba
you sound good to me
seperti nada penyair kasmaran
you sound good to me
like a melody,you sound good to me.

tutup matamu

Kalau semua terlihat samar
meskipun kau merasa jernih
Sekalian saja tutup matamu.

Kalau kau berjalan ke kanan
 meskipun kau tau kanan tak menjanjikan,
Sekalian saja tutup matamu.

Kalau kau bingung harus bahagia melihat
 dan melihat kebahagiaan
Sekalian saja tutup matamu.

Malambat

Dan aku akan berhenti melangkah sejenak.
tersenyum malu dan mungkin akan diiringin dengan tawa sinis,
dan aku akan berbalik menatap,terdiam, tersenyum ,mungkin sembari berjalan mundur,
dan aku akan mengulurkan tangan memanggil,mengajak, mungkin tetap dalam diam.
dan aku akan mematung menunggumu menyambut uluran tanganku dan tersenyum balik.
aku mungkin takkan sadar kalau aku melambat untukmu.

ajaibnya kamu

Suatu hari aku pikir kita sedang serius berbicara.
Ternyata kita sedang bercanda tentang keseriusan.
kamu tersenyum dan aku memaki dalam hati.
Kita bercerita tentang hujan, awan, langit, dan daun,
tapi kamu pikir aku cuma suka panas, tanah, dan kekeringan.
Aku ingin bercerita tentang masa lalu kamu menolak,aku lega.
aku ingin bercerita tentang kesedihan, kamu terbahak.
aku kemudian bercerita tentang kegembiraan,kamu sedih.
aku tersenyum dan kembali bercerita tentang kebahagiaan.kamu marah. kamu pergi.
dan ajaibnya aku masih tetap ingin bercengkrama denganmu, ajaibnya kamu.